waktu tidur Siang Ala Rasulullah baik untuk kesehatan

header niko 728 x 90

Menyehatkan, Seperti Apa Tidur Siang Ala Rasulullah Itu?

Apa yang diajarkan rosulullah memang baik, contohnya adalah tidur siang ala rasulullah ini. Tidur di waktu siang hari ternyata sangatlah menyehatkan. Tidur siang ini dikenal dengan istilah Qoilullah. Maksudnya adalah mengistirahatkan tubuh selama beberapa menit saja.

tidur Siang Ala Rasulullah

Mengistirahatkan tubuh ini diajarkan, bahkan dianjurkan. Para sahabat nabi zaman dahulu juga melakukannya. Di zaman sekarang ini, istirahat siang memang ga banyak yang melakukannya. Padahal, istirahat siang ala rosulullah ini sangat menguntungkan untuk si pelakuknya.

Keuntungan Istirahat Siang

Beragam sekali manfaat istirahat siang. Salah satunya adalah untuk mengembalikan konsentrasi otak. Dengan kembalinya konsentrasi, sudah semestinya apa yang dikerjakan di waktu tersebut akan berjalan lebih maksimal. Contohnya adalah lebih siap ketika menyelesaikan pekerjaan.

Selain mengembalikan konsentrasi, tidur siang juga sangat bagus untuk memperkuat ingatan/memori. Bahkan orang yang terbiasa istirahat di siang hari memiliki daya ingat yang luar biasa dibandingkan yang tidak.

Menariknya lagi, orang juga akan lebih mudah menghafal kata demi kata ketika tidur siangnya diselingi dengan mendengarkan semisal lagu.

Selain manfaat tersebut, otak disinyalir lebih produktif. Contohnya adalah membuat otak lebih rileks, hasilnya otak lebih encer dan mudah memunculkan ide brilian.

Seperti Apa Tidur Siang Ala Rosulullah?

Pertanyaannya sekarang adalah seperti apa tidur siang yang diajarkan oleh rosulullah? Inilah yang sebenarnya perlu diperhatikan oleh Anda. Tidur siang ala nabi dinamakan dengan Qoilullah. Ada dua versi yang merujuk pada arti Qoilullah ini. Pertama adalah Qoilullah ini adalah sejenak mengistirahatkan badan saja. Hal ini dikutip dari apa yang dikatakan oleh Ibnu Katsir (Nihayah fi Ghoribi Hadist) yang mengatakan Qoilullah adalah istirahat di tengah hari walaupun tidak tidur.

Dilihat dari sini, Qoilullah bisa saja mengistiratkan tubuh dari kecapekan. Misalnya berhenti bekerja selama beberapa menit sambil merilekskan tubuh semisal rebahan dan lain sebagainya.

Sementara yang kedua adalah tidur di waktu siang hari sebagaimana yang dikatakan dalam hadis yang diriwayatkan imam Bukhori, mereka (para sahabat) biasa melaksanakan sholat jumat kemudian istirahat siang.

Jika para sahabat sendiri gemar melakukannya, maka Anda juga bisa menirunya. Selain bermanfaat, melakukan kebiasaan tersebut juga berpahala.

Lama Waktu Istirahat Siang

Siang hari sudah menjadi waktu untuk orang mencari nafkah. Tentu saja, waktu ini berbeda dengan malam dalam urusan istirahat. Artinya, lama istirahat yang dibutuhkan oleh orang di siang hari jelas lebih singkat. Namun singkatnya waktu istirahat ini sebenarnya hampir setara dengan istirahat di malam hari.

Mengenai lamanya waktu istirahat di siang hari ini beragam. Yakni dimulai dari 15 menitan sampai satu jam penuh di waktu siang hari. Nomalnya, tidur di siang hari seperti ini sudah sangatlah cukup. Bahkan Anda akan lebih bugar ketika bangun dari tidur tersebut.

Mengenai waktu yang paling pas adalah setelah Anda sholat dzuhur. Kalau dilihat waktunya, kira-kira dimulai pada pukul 12 siang.

Waktu tersebut biasanya adalah waktu istirahat untuk makan siang. Pada jam tersebut pula sebenarnya Anda sudah diperingatkan oleh tubuh. Contohnya adalah rasa kantuk yang sangat besar. Jika Anda membiarkan tubuh tetap terjaga misalnya dengan minum kopi, maka tubuh seakan terasa dipaksa. Lama kelamaan membuat tubuh menurun kondisi kesehatannya.

Untuk itu, luangkan waktu beberapa menit saja untuk mengistirahatkan tubuh. Minimal Anda bisa meluangkannya selama 15 atau 20 menitan di tiap harinya.

Kesimpulannya, tidur siang ala rasulullah ini ditujukan untuk mengistirahatkan tubuh dan fikiran di waktu yang tepat agar tubuh terjaga kebugarannya.

lelah di kantor ??? 300 widget kanan