Tag Archives: primbon pertanian

Hari yang Bagus untuk Bercocok Tanam pertanian

header niko 728 x 90

Hari yang Bagus untuk Bercocok Tanam Dalam Pertanian

Hari yang bagus untuk bercocok tanam bervariasi. tergantung jenis tanaman yang hendak di tanam. Jika ingin menanam padi, maka hari yang bagus untuk bercocok tanam di musim penghujung. Jika musim kemarau tiba, maka tanaman yang cocok untuk ditanam adalah jenis tanaman seperti jagung dan palawija. Berikut beberapa jenis tanaman yang dapat ditanam berdasarkan musim.

Musim Kemarau

Hari yang bagus untuk bercocok tanam di musim kemarau adalah menanam tanaman yang memiliki sedikit air. Misalnya jagung, kacang atau pun ketela. Pasalnya, tanaman ini hanya membutuhkan sedikit air dan demi memperolah hasil panen yang bagus memerlukan sinar matahai maksimal. Meskipun demikian, khusus tanaman jagung tetap perlu disiram. Food and agriculture organization (FAO) mencatat bahwa tanaman jagung membutuhkan air sekitar 400 hingga 500 mm saja. Berbeda dengan jenis tanaman padi, yang membutuhkan air yang lebih banyak.

Pertumbuhan jagung akan mudah mati ketika tidak pernah dialiri/disiram dengan air sama sekali. Ketika jabung kelebihan air, juga dapat menyebabkan pertumbuhan jagung menjadi mati dan justru mengalami penurunan produksi buah. Hal unik dari tanaman jagung yang kekurangan air akan melakukan mekanisme pertahanan diri dengan cara menggululung daun, fungsinya untuk mengurangi laju pengupapan.

Musim Hujan

Hari yang bagus untuk bercocok tanam di musim hujan selain pada adalah sayur mayur. Sayur mayur salah satu tanaman yang membutuhkan banyak air. mengingat sayur juga memiliki usia panen lebih cepat dibandingkan dengan jagung ataupun padi. Wajar jika untuk menunjang kualitas pertumbuhan, hampir semua sayuran sayur bergantung pada air.

Banyak jenis sayur yang dijadikan pilihan. Mulai dari bayam, kangkung, sawi, selada, daun, bayam, seledri, loncang dan masih banyak lagi. Adapun beberapa tips cara menanam sayur agar kualitas tetap terjaga dan tidak mudah terserang hama. Apa saja?

  1. Pemupukan

Pemupukan dilakukan agar nutrisi yang dibutuhkan tanaman tercukupi. Tanaman yang cukup akan kandungan unsur hara (dapat diperoleh dari pemupukan) akan dapat meningkatkan sistem pertumbuhan sayur. Hasil sayur pun terlihat lebih hijau dan sehat. Sebaliknya, sayuran yang kekurangan unsur hara menyebabkan penghambatan pertumbuhan. Pertumbuhan yang kurang akan memperlihatkan daut menguning, kerdil dan tidak gemuk.

  1. Kontrol Air

Mengkontrol air salah satu cara untuk mencukupi nutrisi sayur dan padi. Tanaman yang terlalu banyak air, sekalipun jenis sayuran itu suka air, tetap dapat menyebabkan akar membusuk. Oleh sebab itu, atur kontrol air. Jangan dibiarkan antara akar tanaman dan air tergenang sama tinggi. Jika perlu, buat bedengan, agar akar sayur tidak langsung tergenang.

  1. Penyiangan

Hari yang bagus untuk bercocok tanam dan penyiangan sayuran adalah di pagi hari dan sore hari. Alasannya sederhana, agar tanaman tidak mengalami shock. Menanam dipagi hari dan di sore hari udara relative sejuk. Tanah yang tidak lagi panas tentu akan membantu akar tanaman yang baru ditanam mudah menyesuaikan diri dengan tanah yang baru.

  1. Pembasmian Hama

Baik tanaman sayur ataupun palawija tidak lepas dari serangan hama. Oleh sebab itu, penting sekali untuk dikontrol. Kontrol dilakukan untuk melihat apakah tanaman diserang hama penganggu. Tanaman yang terserang hama segera dihilangkan agar tidak menulari tanaman sekeliliingnya. Jika hama dibiarkan, maka akan mempengaruhi hasil panen.

Inilah ulasan tentang hari yang bagus untuk bercocok tanam berdasarkan musim. Jika Anda tertarik, bisa mencoba dan mempraktikkanya. Semoga ulasan ini bermanfaat.