Perbedaan Syarat Wajib Haji Dan Umrah bagi yang melaksanakannya

header niko 728 x 90

Syarat Wajib Haji Dan Umrah Ini Terpenuhi, Maka Anda Diwajibkan Untuk Menunaikannya!

Sudahkah Anda memahami apa saja syarat wajib haji dan umrah itu? Syarat wajibnya ada lima, dan bila terpenuhi, maka Anda diwajibkan untuk melaksanakannya. Haji merupakan ibadah fardu. Ibadah ini hanya diwajibkan sekali saja seumur hidup untuk setiap orang islam. Tentu saja orang islam yang telah memenuhi syarat wajibnya.

Jika salah satu syarat wajibnya tidak terpenuhi sampai maut menjemput, maka gugurlah kewajiban untuk menunaikannya. Artinya, orang islam tadi tidak berdosa meskipun tidak menunaikan ibadah haji. Berbeda jika syarat wajibnya telah terpenuhi secara keseluruhan. Wajib bagi orang islam untuk menunaikan. Jika tidak, maka orang tersebut termasuk orang yang meninggalkan kewajiban (berdosa).

Supaya Anda bisa lebih berhati-hati, Anda bisa memahami beberapa syarat wajib haji yang juga berlaku untuk ibadah umrah di bawah ini!

Islam

Syarat mutlak orang yang berkewajiban melakukan ibadah haji adalah orang islam. Orang islam dimanapun berada, wanita ataupun laki-laki memiliki kewajiban untuk menunaikannya.

Haji sendiri merupakan sebuah rukun islam yang terakhir. Artinya, kesempurnaan sebuah rukun islam ditentukan dengan datangnya seorang muslim di baitullah untuk melaksanakan ibadah haji. Bukan orang selain islam.

Baligh

Selain islam, syarat wajib yang harus dipenuhi adalah baligh. Ukuran baligh normalnya untuk laki-laki adalah jika pernah mimpi basah. Sementara untuk perempuan adalah jika sudah usia 9 tahun atau sudah menstruasi.

Orang-orang yang seperti ini jika sudah memenuhi syarat wajibnya secara menyeluruh juga diwajibkan.

Sementara untuk yang belum baligh tidak diwajibkan melaksanakan. Jika diajak orang tua, maka hajinya sah tapi tetap tidak menggugurkan kewajiban berhaji di dewasa nanti bila memenuhi syarat wajib secara menyeluruh.

Berakal

Syarat ketiga yang harus dipenuhi oleh seorang muslim yang akan melaksanakan haji adalah berakal.

Tentu sebaliknya tidak diwajibkan bagi yang kehilangan akalnya. Contohnya adalah  hilang akal sebab gila, mabuk ataupun ayan.

Tetapi jika keadaannya sudah membaik atau sudah kembali akalnya, maka orang tersebut tetap wajib untuk menunaikannya.

Merdeka

Syarat yang keempat ini adalah merdeka. Syarat yang sebenarnya dimiliki oleh setiap muslim di masa kini.

Orang yang merdeka adalah orang yang terhindar dari perbudakan. Dan pada masa seperti ini, perbudakan sudah dihapuskan sehingga hampir setiap orang islam termasuk dalam kategori merdeka.

Mampu

Syarat wajib ibadah haji yang terakhir adalah mampu. Jika tidak memiliki kemampuan, maka tidak wajib menunaikan ibadah haji.

Kriteria mampu sendiri terbagi menjadi beberapa. Pertama adalah mampu dalam hal financial. Artinya, orang islam mampu untuk membayar biaya perjalanan haji sampai selesai.

Tentu jika dilihat dari sisi ini, orang yang berhutang besar tentu tidak termasuk yang diwajibkan haji. Contohnya adalah ingin berhaji dengan bermodal hutang.

Kedua adalah mampu melaksanakannya. Di sini, kemampuan fisik orang yang melaksanakannya menjadi syarat. Jika badannya mampu dalam artian tidak mengalami sakit parah yang menghalangi ibadah, maka diwajibkan atasnya untuk melakukannya.

Pada kriteria mampu di sini juga berhubungan dengan keadaan. Misalnya terkendala oleh antrian haji. Orang yang berada di masa antrian tergolong orang yang belum mampu menunaikan haji.

Intinya, keseluruhan 5 syarat di atas harus terpenuhi sempurna. Jika salah satunya tidak terpenuhi, maka Anda tidak berkewajiban untuk menunaikannya.

Demikianlah ulasan mengenai syarat wajib haji dan umrah. Jika Anda telah sempurna syarat wajibnya, tunaikanlah segera agar tidak memberatkan Anda di masa mendatang.

 

lelah di kantor ??? 300 widget kanan