Bolehkah Makan Daging Akikah kurban sendiri

Bolehkah Makan Daging Akikah? Inilah Penjelasannya

Bolehkah makan daging akikah bagi kedua orang tua? Apa hukum dari melaksanakan akikah ini? Apa hikmah dari melakukan akikah ini? Untuk mengetahui semua jawaban tersebut marilah sama-sama kita simak ulasan tentang hukum makan daging akikah bagi orang tua berikut ini.

kambing akikah yang memenuhi syarat

Pada dasarnya akikah ini merupakan salah satu ajaran Islam yang sudah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Dalam hal ini akikah juga mengandung banyak sekali hikmah serta manfaat positif yang bisa Anda petik.

Akikah ini dilaksanakan pada hari ke tujuh dari kelahiran seorang bayi. Untuk hukumnya sendiri, melaksanakan akikah ini hukumnya adalah sunnah muakkad atau sunnah yang sudah mendekati wajib. Bahkan ada sebagain ulama yang mewajibkannya.

Melihat hukum dari akikah ini maka bisa kita lihat bahwa akikah dalam Islam sangat dianjurkan. Pada dasarnya akikah ini merupakan salah satu acara yang sangat penting yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai ruhaniyah kepada seorang anak yang masih suci.

Dengan akikah ini diharapkan sang bayi bisa mendapatkan barokah serta bisa memperoleh kekuatan serta kesehatan baik secara lahiriyah maupun batiniyah. Dengan akikah ini anak akan ditumbuhkan serta dikembangkan baik secara lahiriyah dan juga batiniyah dengan menggunakan nilai-nilai ilahiyah.

Akikah ini juga merupakan realisasi rasa syukur atas anugrah sekaligus juga amanah yang sudah diberikan oleh Allah SWT terhadap Anda. Selain itu akikah ini juga sebagai upaya untuk menghidupkan sunnah Rasul SAW yang merupakan perbuatan yang terpuji. Untuk itulah kenapa akikah ini sangat dianjurkan dalam Islam.

Hukum Memakan Daging Akikah Bagi Kedua Orang Tua

Hukum akikah sama halnya dengan hukum kurban. Jadi untuk pemiliknya atau yang sedang melakukan akikah boleh memakan sebagian darinya, menyedekahkan, dan juga menghadiahkan dagingnya.

Hal ini salah satunya disebabkan lantaran menyembelih hewan untuk akikah ini merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT karena sudah dikarunia anak. Apa yang dikeluarkan sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT ini boleh dimakan sebagiannya.

Maka dari itu menjawab pertanyaan bolehkah memakan daging akikah bagi orang tua (ayah dan ibunya) atas anaknya adalah boleh memakan sebagiannya. Beberapa nash yang menerangkan tentang permasalahan ini salah satunya adalah perkataan dari Aisyah Radhiyallahu Anha mengatakan “ Dijadikan jadul, dimakan dan diberikan untuk dimakan orang lain”. (Diriwatarkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam Mushannafnya: 5/532).

Lantas yang menjadi pertanyaannya sekarang adalah apa maksud dari jadul di situ? Di dalam kamus al-Muhith disebutkan makna dari al-jadlu adalah setiap tulang yang disempurnakan, tidak dipecah serta tidak dicampur aduk dengan yang lainnya.

Syeikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin menjelaskan bawah jaduulan maksudanya adalah dipotong sesuai dengan anggota tubuh. Jadi tidak dipecahkan tulangnya. Sedangkan maksud dari dipotong dari ruas-ruas tulang adalah daging tersebut dipotong sesuai dengan anggota tubuhnya (tidak dicacah) atau daging tersebut dipotong pada ruas anggota tubuh hewan tersebut. Kemudian Anda bisa memakannya lalu sisanya bisa Anda sedekahkan.

Dengan melihat penjelasan di atas bisa disimpulkan bahwa hukum memakan daging akikah adalah boleh. Namun dengan syarat Anda harus memotongnya sesuai dengan anggota tubuhnya, Jadi daging tersebut tidak dicacah atau daging tersebut dipotong pada ruas anggota tubuh hewan itu sendiri.

Dengan demikian sudah sangat jelas bahwa jawaban dari pertanyaan bolehkah makan daging akikah bagi orang tua (ayah dan ibunya) jawabannya adalah boleh.

 

lelah di kantor ??? 300 widget kanan